20 Apr 2009

Kartinian without Konde & Kebaya..


 

 

Semoga Perempuan Indonesia tidak hanya merayakan Hari Kartini dengan konde dan kebaya ketat berwarna-warni, bertahun-tahun simbol itu melekat, itu yang saya tahu tentang Hari Kartini di waktu kecil karena sekolah mengadakan ikut lomba kartinian  dan setelahnya dapat piala kuning besar untuk di pajang he he tapi biasanya saya tidak ikut, bukan tidak nasionalis tapi nggak ada uang untuk sewa baju he he he…

 

Menurut saya konde dan kebaya adalah simbol “perempuan rumahan” yang mengurus anak, suami..ya urusan domestiklah.. ada yang mengatakan bahwa perempuan salah mengartikan kesetaraan gender..mengejar karir setinggi langit, melupakan kodratnya sebagai perempuan..saya rasa itu tidak benar juga.Ketika Kartini memberontak tradisi yang mengikatnya itu adalah sebuah revolusi kebudayaan (menurut saya loh), Menurut Kartini perempuan haruslah  memiliki pilihan yang bebas, tidak terbelenggu struktur sosial ataupun budaya. Jika pilihan menjadi ‘orang rumahan’ itu semata-mata karena opsi yang merdeka, lakukanlah dengan penuh cinta dan keikhlasan, TAPI ketika perempuan memilih opsi tampil di ruang publik tidak ada salahnya dunk?? Bukan berarti perempuan mencari kesetaraan dengan laki-laki akan tetapi karena perempuan juga sama seperti laki-laki..sama-sama manusia…jadi mempunyai otak untuk berpikir, mempunyai keinginan untuk maju dan berkembang..menurut saya itu manusiawi saja jika manusia ingin maju dan berkembang..apakah salah kalau itu di lakukan perempuan? Kalau salah di mana letak kesalahannya?..apa karena tidak lagi menunggu suami pulang, mengurus anak dan rumah lalu di anggap melupakan kodrat? Kalau begitu perempuan hanya jadi “pelayan”  untuk suami dan anak dunk?he he he he. Bukankah anak itu tanggung jawab bersama, bukan hanya istri semata-mata dunk..bukankah dalam membuat anak juga di perlukan kerjasama? He he he so harus berbagi dunk…menurut saya mencari nafkah tidak hanya tanggung jawab suami dan mengurus anak dan rumah bukan hanya tanggung jawab istri, semuanya harus di bagi dunk..banyak sekali perempuan yang mengerjakan semuanya mengurus suami, anak dan rumah tapi harus lagi bekerja untuk membantu mencari nafkah untuk membantu perekonomian keluarga dan itu TIDAK HANYA dilakukan perempuan kota yang berpendidikan tetapi juga perempuan desa yang tidak punya pendidikan sama sekali, apalagi bicara “kesetaraan gender, Feminis lah”  yang mereka tahu bahwa melakukan semuanya karena cinta kepada keluarga mereka, sehingga bersama-sama membangun sebuah keluarga yang penuh cinta dan kasih sayang, tidak lagi mencari kesetaraan gender..percuma saja bicara kesetaran gender tapi tanggung jawab tidak mau berbagi dengan suami dan semua fasilitas minta suami karena beranggapan itu tanggung jawab suami…atau  mencari pembenaran bahwa perempuan mahkluk lemah dan harus di lindungi ..capee dech.. siapa bilang perempuan itu lemah?? Perempuan itu mahkluk yang kuat..mungkin lebih kuat dari laki-laki (mungkin loh) saya pernah membaca di harian kompas, kira-kira bulan agustus 2008 (maaf saya lupa tanggalnya), di dalam berita tertulis bahwa seorang perempuan melahirkankan seorang anak dan beberapa jam setelah itu ia harus bekerja berjualan untuk menghidupi anak-anaknya yang lain?? Wach wach kalo saya belum tentu sanggup!! ( gimana tahu ya punya anak aja belum he he ) yang jelas saya sangat salut dan bangga kepada perempuan-perempuan yang mau berjuang… salut saya juga kepada TKW ( gak nyambung ya? Cuek aja he he )Indonesia yang bekerja di luar negeri untuk menafkahi keluarga mereka ( maklum saya jadi TKW juga dulu he he jadi senasib kalee he he he) apakah mereka bicara “kesetaraan” saya rasa tidak…mereka ke ruang publik..bekerja dengan ikhlas untuk keluarga mereka. Ribuan mil mereka meninggalkan anak- anak mereka, keluarga mereka, apakah itu melupakan kodrat??tidak lagi mengurus suami dan anak2??yang mereka tau bahwa mereka mau memperbaiki nasib keluarga mereka.

 

So hidup itu adalah pilihan…yang memilih menjadi “orang rumahan” ya monggo jika itu adalah pilihan sendiri yang merdeka tapi jika ada yang memilih ruang publik untuk bekerja tidak ada salahnya, setiap manusia mempunya hak untuk menentukan hidupnya.. dan perempuan adalah manusia jadi perempuan bebas menentukan pilihan. Menurut saya bahwa perempuan harus lebih yakin terhadap kemampuan dirinya dan menyadari meskipun hidup di dalam dunia yang didefinisikan laki-laki, nasib perempuan ada di tangan perempuan sendiri..so untuk kaumku Selamat Hari Kartini..

 

 

 

 

20 Mar 2009

Ulang Tahun (Milad) Pertama RajaAliHaji.com


untitled-1-copy.jpg

 

Yogyakarta, RajaAliHaji.com- Tanggal 20 Maret 2009, RajaAliHaji.com genap berusia satu tahun. Artinya, sudah satu tahun RajaAliHaji.com berupaya untuk menghimpun, mengkaji dan mempublikasikan karya-karya pahlawanan nasional Indonesia dalam bidang bahasa Raja Ali Haji (RAH). Selain karya-karya RAH, RajaAliHaji.com juga berupaya untuk menghimpun pelbagai hasil penelitian yang mengkaji pemikiran RAH.

 

Menurut Pemangku Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu (BKPBM), yang juga pimpinan umum RajaAliHaji.com, Mahyudin Al Mudra SH., MM. pendokumentasian, penelitian, dan pemublikasi karya RAH, serta hasil kajian para pakar terhadap karya-karya RAH melalui RajaAliHaji.com mempunyai empat nilai strategis, yaitu: pertama, mengajak segenap masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Melayu, untuk senantiasa menghargai orang-orang yang telah berjasa terhadap bangsa.

 

Kedua, sebagai bentuk apresiasi terhadap karya-karya RAH yang telah berhasil membangkitkan kesadaran masyarakat Melayu akan pentingnya menjadi manusia berilmu yang ditopang oleh tuntunan moral agama. Pengetahuan tanpa dilandasi moralitas agama yang kuat seringkali menjadi sumber kerusakan.

 

Ketiga, menunjukkan kepada masyarakat bahwa goresan pena mampu merubah dunia. Kitab Bustanul Katibin dan Kitab Pengetahuan Bahasa yang ditulis oleh RAH, misalnya, telah menjadi pendorong terbentuknya bahasa Indonesia. Upaya RAH merawat dan mengembangkan bahasa Melayu telah mampu menjadi penyatu berbagai suku bangsa di Nusantara. Apa yang dilakukan RAH pada saat itu, yaitu membangun jati diri bangsa melalui bahasa, menjadi penting untuk direvitalisasi ditengah mengendornya kebanggaan terhadap bahasa Indonesia belakangan ini.    

 

Keempat, membangun networking. RajaAliHaji.com sejak diluncurkan 20 Maret 2008, telah dikunjungi oleh lebih dari 200 ribu orang dari seluruh penjuru dunia. Itu artinya, RajaAliHaji.com telah membuat sebuah networking dengan anggota lebih dari 200 ribu orang. Banyak orang telah mengambil manfaat dari keberadaan RajaAliHaji.com.

 

Milad (ulang tahun) pertama RajaAliHaji.com yang jatuh pada 20 Maret 2009, dengan demikian, akan menjadi momentum RajaAliHaji.com untuk mengevaluasi diri agar ke depan bisa memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat. Oleh karenanya, lanjut Bang MAM, panggilan akrab Mahyudin Al Mudra, milad pertama RajaAliHaji.com diisi diskusi panel para pemenang LKTI Internasional “Asean Malay Word: Globalism and Multiculturalism,” dengan keynote speaker Bapak Andrajati, Konsul Jenderal RI di Cape Town, Afrika Selatan.

 

Menurut Humas BKPBM, Yuhastina Sinaro, banyak ahli waris RAH dari Malaysia, Singapore, dan Indonesia sendiri yang mengharapkan milad RajaAliHaji.com yang pertama diisi dengan pertemuan para ahli waris RAH. Namun, saat ini kita belum bisa mewujudkan keinginan para ahli waris RAH tersebut. “Terlalu besar biaya yang harus dikeluarkan oleh BKPBM untuk menyelenggarakan pertemuan tersebut. Lebih baik biaya tersebut kita pergunakan untuk memperkuat kajian terhadap karya-karya RAH,” ungkap Naina, panggilan akrab Yuhastina.

 

Tentu kami akan sangat senang, lanjut Naina, jika pada milad RajaAliHaji.com yang pertama ini ahli waris RAH berkenan hadir. “Siapa tahu mereka tergerak hatinya untuk bersama-sama membesarkan RAH. Selama ini, semua pembiayaan RajaAliHaji.com mulai dari pengumpulan, penelitian, sampai publikasinya masih dibiayai secara pribadi oleh Bapak Mahyudin Al Mudra. Entahlah, sampai kapan beliau sanggup membiayai kegiatan kebudayaan yang membutuhkan biaya besar ini,” ungkapnya.

 

Salah satu konsultan RajaAliHaji.com, yang juga direktur Pusat Studi Sosial Asia Tenggara (PSSAT) Universitas Gadjah Mada, Dr. Aris Arif Mundayat, mengatakan bahwa di era globalisasi ini keberadaan RajaAliHaji.com sangat penting dan strategis. RajaAliHaji.com tidak saja mampu mengkomunikasikan pemikiran RAH, tetapi juga menjadi sumber pengetahuan yang sangat berharga, dan modal sosial untuk membangun kebersamaan, khususnya mereka yang berbahasa Melayu.

(Ahmad Salehudin/brt/03-2009)

 

  

20 Mar 2009

Diskusi Panel dan Penyerahan Hadiah LKTI Internasional 2008


foto.jpg

Yogyakarta, MelayuOnline.com — Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat internasional 2008, yang diselenggarakan oleh Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu (BKPBM) bekerjasama dengan Pusat Studi Sosial Asia Tenggara Universitas Gadjah Mada (PSSAT-UGM), telah merilis tiga nama sebagai pemenang. Ketiga pemenang tersebut adalah, Ahmad Sahidah (Menemukan Identitas Melayu Melalui Naskah Kuno: Kajian Teks Terhadap Manuskrip Bahr al Lahut), Israr Iskandar (Perempuan dan Mitos Demokrasi Minang), dan Siti Nur Hidayah (Budaya Melayu Berdiaspora). Ketiga pemenang tersebut, secara berurut berhak atas hadiah Rp 7.000.000,00, Rp 5.000.000,00, dan Rp 3.000.000,00.

Dalam rangka penyerahan hadiah kepada para pemenang, BKPBM bersama PSSAT-UGM menyelenggarakan diskusi panel para pemenang LKTI dengan tema ASEAN Malay World: Globalism and Multiculturalism. Dalam diskusi tersebut, para pemenang diharapkan mempresentasikan tulisannya. “Diskusi ini adalah bagian dari pertanggungjawaban akademis dari para pemenang,” ujar Dr. Aris Arif Mundayat, Direktur PSSAT-UGM. Acara ini akan diselenggarakan pada Jumat (20/3), pukul 13.30 WIB di Ruang Pertemuan BKPBM, Yogyakarta.

Selain ketiga pemenang LKTI Internasional 2008, dalam diskusi panel ini juga akan hadir Andrajati, Konsul Jenderal RI, di Cape Town, Afrika Selatan. Andrajati rencananya akan menjadi Keynote Speaker, dengan makalah bertajuk Diaspora Budaya Melayu di Cape Town, Afrika Selatan. “Usai diskusi panel, acara akan dilanjutkan dengan pemberian hadiah dan cenderahati,” tambah Aris.

Selain itu, menurut Pemangku BKPBM, Mahyudin Al Mudra SH., MM., penyelenggaraan diskusi panel dan penyerahan hadiah ini, bertepatan dengan Milad RajaAliHaji.com yang pertama. “Jadi selain diskusi dan penyerahan hadiah, kami juga akan melaksanakan pemotongan tumpeng sebagai bagian dari seremoni Milad RajaAliHaji.com,” tutur Mahyudin Al Mudra, di tengah-tengah kesibukannya mempersiapkan acara ini.

(Des Christy/brt/39/03-09)

 

02 Feb 2009

Mahasiswa UiTM Malaysia Studi Banding ke BKPBM


kebayu-uitm.jpg

Yogyakarta, MelayuOnline.com - Jumat sore (30/1) kemarin rombongan 20 mahasiswa dan 8 pensyarah (dosen pembimbing) yang tergabung dalam Program Titian Malaysia-Indonesia (Malindo), Kelab Bahasa dan Budaya Melayu (Kebayu), Universiti Teknologi Mara (UiTM) Malaysia melakukan studi banding ke Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu (BKPBM). Bertempat di ruang seminar BKPBM, rombongan mahasiswa UiTM ini bermaksud menimba pengetahuan dari para Kru MelayuOnline.com tentang khazanah budaya Melayu.

Kunjungan studi banding mahasiswa UiTM ini adalah salah satu kegiatan yang dilaksanakan untuk menambah pengetahuan mereka tentang khazanah kebudayaan di Indonesia. Sebelum melakukan kunjungan ke BKPBM, terlebih dahulu mereka juga telah mengunjungi Universitas Gadjah Mada, Candi Borobudur, dan berbagai museum yang terdapat di Yogyakarta.

Kedatangan rombongan UiTM ini disambut oleh Humas BKPBM Yuhastina Sinaro, SST.Par, Wakil Pemimpin Redaksi MelayuOnline.com Ahmad Salehudin, M.A, Pemimpin Redaksi WisataMelayu.com Lukman Solihin, S.Ant, Ketua Litbang MelayuOnline.com Khidir Marsanto, S.Ant, Redaktur MelayuOnline.com Samsuni, M.A. Sebelum digelar dialog, rombongan UiTM diajak berkeliling melihat secara langsung aktivitas redaktur MelayuOnline.com, Museum Balai Pinang Lima, dan perpustakaan BKPBM.

Mewakili Pemangku BKPBM Mahyudin Al Mudra, SH., MM. yang berhalangan hadir, Ahmad Salehudin dalam sambutannya mengatakan, BKPBM yang merupakan induk dari pangkalan data (portal) www.melayuonline.com, www.wisatamelayu.com, www.rajaalihaji.com, dan www.ceritarakyatnusantara.com bertujuan melestarikan dan mengembangkan budaya Melayu agar dapat mengikuti perubahan zaman, sehingga nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya dapat dipakai sebagai acuan dalam berpikir, berperilaku, dan menyikapi kehidupan modern dalam dinamika global. “Kami mengolah budaya Melayu dalam sebuah format modern dan terbuka terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi,” jelas Udin, sapaan akrabnya.

Sementara Azhar Ab. Wahab, koordinator rombongan, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kesediaan BKPBM menerima kunjungan dari UiTM yang merupakan salah satu universitas terbesar di Malaysia dan yang pertama meraih sertifikat ISO 9001. “Harapan kami, kunjungan ini dapat menambah pengetahuan baru dan memperoleh masukan mengenai perkembangan budaya Melayu versi MelayuOnline.com,” ujarnya.

Humas BKPBM Yuhastina Sinaro juga menyampaikan terima kasih kepada rombongan UiTM yang telah menjadikan BKPBM sebagai anjungan studi banding untuk program pengembangan Kelab Bahasa dan Budaya Melayu (Kebayu) UiTM Malaysia. BKPBM sebagai lembaga nirlaba, jelas Yuhastina, sampai saat ini telah membina jaringan dan kerjasama dengan lembaga yang tersebar di 12 negara serumpun Melayu. “BKPBM senantiasa membuka diri bagi segenap stakeholder untuk berkunjung, baik dalam rangka kunjungan menjalin kerjasama maupun studi banding seperti saat ini,” terang Yuhastina.

Setelah sesi tanya jawab yang dipandu oleh Afthonul Afif, S.Psi., dialog diakhiri dengan pemberian cenderahati kepada perwakilan UiTM berupa buku-buku bertema budaya Melayu terbitan BKPBM dan Adicita.

(Tasyriq Hifzhillah/brt/25/01-09).

Kredit Foto: Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu (Lukman Solihin & Des Christy)

 

31 Jan 2009

Majlis Ilmu Brunei Darussalam Kunjungi BKPBM


 

 

Yogyakarta, MelayuOnline.com - Tiga utusan dari Majlis Ilmu Brunei Darussalam, Rabu (28/01) sore kemarin bertandang ke Kantor Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu (BKPBM), Yogyakarta. Mereka adalah Dato Ahmad Bukhari Abu Hanifah, Ketua Majlis Ilmu yang sekaligus menjabat sebagai Direktur Administrasi pada State Mufti`s Office, Talip Karim, Sekretaris Majlis Ilmu, serta Madli Mohd Yussof, Senior Special Duties Officer pada Kantor Perdana Menteri Brunei Darussalam.

Majlis Ilmu adalah panitia yang mentaja seminar dan diskusi untuk memperingati Hari Keputeraan (Ulang Tahun) Sultan Brunei Darussalam yang jatuh pada 15 Juli mendatang. Sudah menjadi rutinitas, jauh sebelum Perayaan Hari Keputeraan dilangsungkan, panitia telah menyiapkan tema besar dalam diskusi dan seminar tersebut. Tahun ini Majlis Ilmu berencana mengangkat tajuk “Keperkasaan Melayu dan Islam” untuk melengkapi tema diskusi pada tahun-tahun sebelumnya, seperti “Kedaulatan Raja”, “Brunei Negara Berdzikir”, dan “Akidah Kukuh Membawa Berkah”.

 

Kedatangan rombongan Dato Ahmad Bukhari ke BKPBM merupakan salah satu upaya untuk memperoleh masukan mengenai perkembangan kebudayaan Melayu. “Kami bekunjung ke sini untuk mematangkan tajuk `Keperkasaan Melayu dan Islam`,” kata Dato Ahmad Bukhari.

Rombongan dari Majlis Ilmu ini disambut oleh Pemangku BKPBM, Mahyudin Al Mudra, SH. MM., Direktur Pelaksana BKPBM, Hadi Kurniawan, SHI., Wakil Pemimpin Redaksi MelayuOnline.com, Ahmad Salehudin, MA., serta Humas BKPBM, Yuhastina Sinaro, SST.Par. Dalam Sambutannya, Mahyudin Al Mudra mengatakan, tantangan terbesar budaya Melayu saat ini adalah bagaimana mengaktualisasikannya dalam era globalisasi seperti saat ini. “Globalisasi telah membawa kebudayaan dan teknologi dari barat pada kebudayan kita. Tetapi, sudah saatnya sekarang bangsa Melayu memanfaatkan perkembangan teknologi ini demi kemajuan budaya Melayu,” jelas Mahyudin.

 

Inspirasi itulah yang membawa BKPBM sampai pada keputusan untuk meluncurkan pangkalan data berupa website www.melayuonline.com, yang kemudian disusul oleh peluncuran pangkalan data lainnya, yaitu www.wisatamelayu.com, www.rajaalihaji.com, serta www.ceritarakyatnusantara.com. Pilihan untuk mendokumentasikan dan mempublikasikan segala khazanah kebudayaan Melayu melalui dunia virtual, menurut Mahyudin, menjadi pilihan yang sangat tepat dewasa ini. “Sebab, melalui jejaring dunia maya ini, masyarakat dunia dapat mengenal dan mempelajari budaya Melayu,” tambahnya.

Dato Ahmad Bukhari pun melihat adanya benang merah antara tajuk diskusi dan seminar untuk merayakan Hari Keputeraan Sultan dengan MelayuOnline.com, bahwa upaya yang dilakukan oleh MelayuOnline.com merupakan salah satu upaya `memperkasakan` Melayu melalui internet.

 

Dato Ahmad Bukhari juga mengusulkan bagaimana jika MelayuOnline.com merupakan milik bersama masyarakat Melayu sedunia. “Jadi bukan hanya milik Pak Mahyudin, milik para staf di sini, melainkan milik masyarakat Melayu seluruhnya,” ujarnya. Hal ini untuk mewujudkan impian MelayuOnline.com sebagai portal terbesar mengenai kebudayaan Melayu. “Sebagai milik bersama, tanggung jawab untuk menjalankannya juga merupakan tanggung jawab masyarakat Melayu secara bersama-sama,” tambahnya seraya menjanjikan kemungkinan kerjasama antara BKPBM dan pemerintah Brunei Darussalam.

 

Perbincangan hingga menjelang maghrib tersebut diakhiri dengan saling memberikan cenderahati. Pada Perayaan Hari Keputeraan Sultan Brunei Darussalam mendatang, selain diundang sebagai salah satu pembicara dalam diskusi mengenai perkembangan kebudayaan Melayu, BKPBM juga diundang untuk memamerkan produk berupa buku maupun suvenir BKPBM dalam acara pameran.

(Lukman Solihin/brt/31/01-09)

 

 

27 Jan 2009

Perayaan Milad MelayuOnline.com II: Mahyudin Al Mudra, SH., MM.: Melayu Baru dalam MelayuOnline.com


foto-utama.jpg

Yogyakarta, MelayuOnline.com - Puncak perayaan Milad (hari jadi) MelayuOnline.com ke-II telah berlangsung dengan meriah pada Selasa malam (20/01) di Taman Budaya Yogyakarta (TBY). Mahyudin Al Mudra, SH., MM., selaku Pimpinan Umum MelayuOnline.com, dalam orasi kebudayaannya menyampaikan, keputusan untuk mengembangkan kebudayaan Melayu berawal dari sebuah kesadaran bahwa kebudayaan Melayu memiliki sejarah yang terentang panjang.

“Sekitar 500 tahun yang lalu Melayu merupakan peradaban besar, yang di kemudian hari memberikan sumbangan luar biasa pada proses terbentuknya bangsa Indonesia. Sumbangan tersebut ada dalam proses terbentuknya bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional,” tutur Mahyudin. Lebih lanjut, Mahyudin menuturkan bahwa prestasi budaya dan peradaban Melayu yang gemilang tersebut ternyata harus surut seiring dengan derasnya arus globalisasi.

Mahyudin juga memaparkan, keterpurukan peradaban Melayu selama ratusan tahun memunculkan keprihatinan yang berujung pada sebuah kesadaran akan perlunya membuka kembali lembaran sejarah Melayu. “Berawal dari kesadaran inilah, kami mulai mempelajarinya kembali, menampilkannya, melestarikannya, dan mengembangkannya. Dari pemikiran-pemikiran tersebut, kami pun melahirkan sebuah dunia Melayu baru, budaya Melayu baru, yang kemudian diberi nama MelayuOnline.com,” urainya.

Datuk Sri Amanah Dwi Wangsa, atau yang lebih dikenal dengan Sri Sultan Hamengkubowono X, yang pada malam itu turut memberikan sambutan menuturkan, keberadaan MelayuOnline.com turut mewarnai dinamika dan keragaman budaya di Yogyakarta. Sri Sultan juga mengharapkan, di tengah keragaman budaya tersebut sudah selayaknya MelayuOnline.com dapat menjadi sebuah media yang mempersatukan rasa kebangsaan.

Selain orasi kebudayaan, berbagai acara turut ditampilkan sebagai bagian dari perayaan Milad MelayuOnline.com. Di antaranya, penyerahan Anugerah MelayuOnline.com, peluncuran CeritaRakyatNusantara.com, serta Pentas Seni dan Budaya Melayu yang didukung oleh para seniman dari Indonesia dan Malaysia.

Malam perayaan tersebut dihadiri oleh empat raja Melayu dari Sumatra dan Kalimantan, Gubernur Provinsi Riau, H.M. Rusli Zainal, M.P, Wakil Gubernur Kepulauan Riau, H. Muhammad Sani, dan Walikota Yogyakarta, Drs. H. Herry Zudianto. Selain itu, turut hadir pula para akademisi dari berbagai universitas di Indonesia dan Malaysia, serta para seniman dan budayawan dari kedua negara tersebut.

(Des Christy/34/01-09)

27 Jan 2009

Perayaan Milad MelayuOnline.com II: Peluncuran Portal www.ceritarakyatnusantara.com


 crn.jpg

Yogyakarta, MelayuOnline.com - Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu (BKPBM) Yogyakarta kembali meluncurkan situs baru, yaitu www.ceritarakyatnusantara.com dalam rangkaian acara Milad II MelayuOnline.com, Selasa malam (20/01) di Taman Budaya Yogyakarta (TBY). Selain mengelola situs terbaru tersebut, BKPBM juga mengelola empat portal data lainnya, antara lain MelayuOnline.com, WisataMelayu.com, dan RajaAliHaji.com.

Situs yang mendokumentasikan dan mempublikasikan cerita rakyat dari seluruh Nusantara ini merupakan sebuah upaya BKPBM dalam mengkaji dan melestarikan salah satu warisan tradisi lisan di kawasan Nusantara. Menurut penggagasnya, Mahyudin Al Mudra, SH., MM. yang juga Pemangku  BKPBM, CeritaRakyatNusantara.com lahir dari kegelisahan atas minimnya upaya pelestarian dan apresiasi tradisi lisan, khususnya cerita rakyat. “Upaya dokumentasi dan publikasi ini bertujuan supaya masyarakat luas lebih mudah mengakses dan membaca cerita rakyat dari berbagai daerah di Nusantara dan sekitarnya,” katanya.

Peluncuran CeritaRakyatNusantara.com ini dilakukan oleh Prof. Dr. Heddy Shri Ahimsa-Putra selaku Konsultan BKPBM. Dalam sambutannya, Heddy mengatakan, sebuah cerita rakyat sesungguhnya menyimpan kekayaan budaya berupa kearifan lokal. “Dengan membaca cerita rakyat, selain memperoleh hiburan yang mendidik, masyarakat juga dapat memperoleh inspirasi untuk kehidupan masa kini,” tegasnya.

Situs CeritaRakyatNusantara.com juga merupakan sebentuk upaya mengaktualisasikan kembali nilai-nilai lokal yang diwariskan oleh nenek moyang masyarakat Nusantara. “Membaca kembali cerita rakyat dalam situs ini, kita akan dapat bertamasya dalam sebuah dunia khayali para pedahulu kita,” tuturnya.

Ihwal pemilihan kata “Nusantara”, Heddy menuturkan bahwa hal itu sengaja dipilih karena beberapa alasan. ”Selain terdengar merdu, istilah tersebut mampu menampilkan citra masa lampau yang gemilang, yang telah banyak memberi inspirasi bagi kita,” ujarnya. “Nusantara juga menggambarkan sebuah kawasan yang lebih luas daripada Indonesia yang dikenal sekarang,” tambahnya.

(Lukman Solihin/brt/01-09)

 

 

 

27 Jan 2009

Perayaan Milad MelayuOnline.com II: BKPBM Taja Anugerah Melayuonline 2009


Para Penerima Anugrah MelayuOnline

 

Yogyakarta, MelayuOnline.com - Dalam rangkaian perayaan Milad MelayuOnline.com II, Selasa malam (20/1), di Concert Hall, Taman Budaya Yogyakarta, Balai Kajian dan Pengembangan Budaya Melayu (BKPBM) memberikan Anugerah Melayuonline 2009 kepada para pelestari budaya Melayu.

Ibarat menunggu hujan di musim kemarau, sekitar enam ratus orang menyaksikan malam Anugerah Melayuonline 2009 yang dimeriahkan musik dan tarian Melayu itu. Sebanyak 13 kategori penghargaan diberikan kepada lembaga, media, tokoh adat, sejarawan, peneliti, dan sastrawan Melayu, yang dinilai BKPBM telah mendedikasikan sepenuh hidupnya bagi kegemilangan tamadun Melayu.

Para undangan yang terdiri dari raja-raja Melayu, para pejabat, akademisi, budayawan, sastrawan, dan pemerhati budaya Melayu tampak memenuhi deretan kursi warna merah yang tertata rapi. Beberapa di antaranya berdiri dan bahkan ada sejumlah pengunjung yang menyaksikan dengan duduk lesehan di lantai. Suasananya oleh sang Art Director, Ong Hariwahyu, dikemas bernuansa khas Melayu, dengan tata ruang, tata suara, dan tata lampu yang semarak.

Mahyudin Al Mudra, SH., MM., dalam sambutannya mengatakan, BKPBM sebagai lembaga kajian nirlaba akan selalu menghargai para insan dan lembaga yang telah berkiprah dalam mengembangkan, mengkaji, dan menggali khazanah tradisi dan budaya Melayu. “Pemberian anugerah ini merupakan yang pertama kali dilakukan dan akan dijadikan agenda tahunan BKPBM,” ujar Pemangku BKPBM dan Pemimpin Umum MelayuOnline.com tersebut.

Untuk kategori Tokoh Melayu yang Menggali dan Mengembangkan Kearifan Lokal Melayu, terpilih nama Dr. (HC) Tenas Effendy. Kemudian diikuti H. Sulaiman, yang malam itu turut mementaskan kepiawaiannya bermain musik gambus Melayu, sebagai Penggagas Pendirian dan Pewakaf Tanah Museum Linggam Cahaya di Daik, Lingga, Kepulauan Riau. Sementara itu, untuk kategori Penggiat Dokumentasi dan Publikasi Budaya Melayu diberikan kepada Dra. Hj. Septina Primawati Rusli, MM.

Selanjutnya, Hj. Aida Zulaikha Nasution, SE., MM., ditetapkan sebagai penerima Anugerah Melayuonline 2009 dalam kategori Perempuan Melayu yang aktif Mengembangkan Kesenian dan Syair Melayu, sedangkan Prof. Dr. Ding Choo Ming masuk dalam kategori Peneliti dan Penggagas Digitalisasi Sejuta Pantun Melayu melalui www.malaycivilization.com, Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). Kemudian, atas keberhasilannya membangun dan mendeklarasikan Kota Tanjungpinang sebagai Kota Gurindam Negeri Pantun, BKPBM memilih Dra. Hj. Suryatati A. Manan dalam kategori Pembuat Kebijakan Pemerintah yang Berorientasi pada Pengembangan Budaya Melayu.

Sementara itu, kategori Sejarawan yang Konsisten Mengkaji Sejarah Kebudayaan Melayu disematkan kepada Yang Mulia Tuanku H. Tengku Luckman Sinar Basarshah II, SH., Sultan Pemangku Adat Kesultanan Melayu Negeri Serdang, Sumatera Utara. Dan untuk kategori Tokoh Melayu Penggerak Semangat Multikulturalisme di Kalimantan Barat, diberikan kepada H. Abang Imien Thaha, Ketua Majelis Adat Budaya Melayu Kalimantan Barat periode 2007-2012. Kemudian Dr. Pudentia MPSS., ditetapkan sebagai peraih Anugerah Melayuonline 2009 dalam kategori Pelestari Tradisi Lisan Melayu.

Penerima Anugerah Melayuonline 2009 yang lain adalah Rida K. Liamsi (Tokoh Sastrawan Melayu dan Penggagas Ekonomi Kerakyatan Melayu), Sutardji Calzoum Bachri (Pembaharu Kesusastraan Melayu-Indonesia), Drs. Suryadi, MA. (Peneliti Teks Melayu Kuno), serta Harian Umum Kompas (Media yang Peduli pada Warisan Budaya).

Atas penganugerahan tersebut, Drs. Suryadi, MA., mengaku tidak pernah memperkirakan upayanya dalam meneliti teks Melayu kuno akan diapresiasi dan dihargai seperti ini. “Sama sekali tidak,” ujarnya menegaskan. Dia sendiri menilai apa yang dilakukannya selama ini memang jarang dilakukan oleh orang lain, karena di samping melelahkan juga kurang menarik bagi sebagian orang. “Saya juga sangat apresiatif dan kagum kepada Melayuonline.com dalam upayanya melestarikan dan mengembangkan budaya Melayu melalui teknologi informasi,” jelas pengajar di Universiteit Leiden, Belanda, tersebut.

Sementara itu, Dra. Hj. Suryatati A. Manan selepas penerimaan anugerah mengatakan, dirinya merasa bersyukur dan berterima kasih atas Anugerah Melayuonline 2009 yang diberikan kepadanya. “Apa yang telah saya lakukan untuk kebudayaan Melayu di Kota Tanjungpinang masih tidak seberapa,” ujarnya merendah. Namun, selaku Walikota Tanjungpinang, dia mengharapkan adanya kerjasama lebih lanjut antara BKPBM dengan Pemkot Tanjungpinang dalam mensosialisasikan dan mengembangkan budaya Melayu.

(Tasyriq Hifzhillah/brt/21/01-09)

22 Nov 2008

Bau Keringat Pikat Lawan Jenis

Percaya ga, jika bau badan bisa membantu Anda menarik lawan jenis? Pria mengatakan wanita memiliki bau fantastik saat berada dalam masa subur.

Sebuah laporan yang ditulis di jurnal Ethology (15/01/061) menyebutkan saat wanita berada dalam masa paling subur bau keringat pada ketiak wanita cenderung lebih lembut dibanding periode lainnya.

Namun bertolak belakang dengan bau keringat yang mereka keluarkan saat datang bulan dan tidak siap untuk hamil, keringat menjadi tidak sedap dan bau.

Riset meneliti sekitar 12 wanita yang diminta menggunakan bantalan pada ketiaknya selama kurang lebih 24 jam sehari.

Dalam penelitian tersebut ke-12 responden dilarang mengkonsumsi makanan tertentu dan tak diijinkan menggunakan deodoran maupun kontrasepsi hormonal.

Sebelumnya para peneliti melakukan hal yang sama pada binatang primata, yang mengalami perubahan bau keringat selama periode masa subur, namun para peneliti meyakini kasus ini tak sama dengan manusia.

Hasil dari pengumpulan keringat tersebut selanjutnya diujikan pada 42 pria yang diminta untuk mencium bau keringat dan menentukan tingkat ketertarikan mereka dengan aroma yang mereka cium.

“Bau yang dikeluarkan wanita saat dalam fase follicular (fase awal pada siklus menstruasi, dimana sel telur mulai matang) adalah aroma yang paling menarik dan seksi,” ujar Dr Jan Havlicek, dari Univrsitas Charles, Prague, Republik Czech.

“Penelitian ini menandakan bahwa bau badan bisa digunakan untuk menandai masa subur pasangan,” tambah Havlicek.

Sebelumnya, tim yang sama pernah melakukan riset pada bau keringat pria. Riset tersebut menyebutkan bahwa alam bawah sadar wanita lebih menyukai aroma dominan pria saat mereka berada dalam puncak masa subur pada siklus menstruasi.

Dalam studi tersebut para peneliti meminta 48 pria untuk mengenakan bantalan yang terbuat dari kain katun selama 24 jam dan kemudian sekitar 65 wanita diminta mencium aroma pada bantalan kain katun tersebut.

Dari 65 wanita yang tengah mengalami ovulasi menyebutkan aroma keringat pria sangat seksi, dibanding mereka yang tidak mengalami ovulasi, meskipun hasil penelitian ini bisa beragam pada beberapa wanita.

Dari penelitian ini diketahui bau lelaki yang bisa membuat wanita kesengsem ternyata berkaitan dengan hormon testosteron (androsterone), dalam hal ini hidung wanita lebih sensitif dengan pheromonone (hormon pemicu seks lawan jenis) di keringat lelaki terutama saat menjelang ovulasi. Namun, menjadi tidak sensitif pada saat sedang hamil.

Sumber : www.kapanlagi.com

19 Nov 2008

Gaya Berponi

Gaya Berponimy-office.jpg

Rambut berponi pernah sangat populer di tahun 60-an. The Beatles, grup musik legendaris asal Inggrislah, yang mempopulerkan potongan rambut yang memberi kesan lebih segar dan muda ini.

Gusnaldi, makeup artist kondang, memberi dua pilihan gaya rambut poni. Plus tips penting, tentunya.

1. Casual
Untuk penampilan sehari-hari atau kasual, tata poni tepat di depan dahi. Blow poni agar memberi kesan rapi dan lebat. Poni ini memberi kesan penampilan lebih segar dan muda. Poni seperti ini lebih pas buat pemilik wajah oval dan berdahi lebar.

2. Formal
Untuk acara yang lebih formal seperti pesta, tatanan rambut ini bisa jadi pilihan. Tata rambut dengan gaya ikal menggunakan hot roll dan blow dryer ukuran besar. Atur poni ke samping dahi dan blow menggunakan hot roll. Agar tatanan rambut dan poni bertahan lama, semprotkan sedikit hairspray.

TIPS
* Tak semua bentuk wajah cocok berponi. Buat yang berdahi sempit sebaiknya menghindari poni karena berkesan dahi makin sempit. Demikian juga bagi pemilik wajah bulat. Jika Anda berwajah bulat dan tetap ingin berponi, sebaiknya pilih poni samping dan gunting poni dengan banyak trap.

* Rambut berponi paling cocok untuk pemilik wajah oval, panjang, dan berdahi lebar. Model poni yang dipilih bisa beragam, baik depan maupun samping.

* Pengguntingan poni harus bagus dan trap tersusun rapi. Meski hanya poni, pengguntingan yang tidak bagus akan membuat poni kelihatan berantakan dan lepek. Poni yang bagus potongannya, akan memudahkan penataan untuk tampilan sehari-hari.

* Jika ingin penampilan kelihatan lebih muda, bisa gunakan aksesori seperti pita, bando, dan korsase. Untuk keseharian, hindari aksesori berhias diamond karena terkesan terlalu glamor dan gemerlap.

* Untuk keseharian, jika pengguntingan poni sudah bagus, poni tak perlu di-blow. Kecuali untuk acara khusus.

Sumber : www.tabloidnova.com